1. Memilih Lokasi Yang Baik
- Jangan memasang unit di tempat yang banyak asap, berminyak seperti: dapur, bengkel, dll.
- Tidak boleh dekat dengan sumber panas atau benda beruap.
- Sirkulasi udara tidak boleh terhalang oleh benda apapun.
- Cocok untuk sirkulasi udara di dalam ruangan.
- Tempat saluran pembuangan mudah dibuat.
- Tempat untuk mencegah terjadinya gangguan suara harus dipersiapkan.
- Jangan memasang dekat dengan pintu masuk.
- Pastikan ruangan berdinding batu-bata atau plafon.
- Pilih ketinggian pemasangan unit dalam sekurang-kurangnya 2.5 meter.
2. Menentukan Posisi Pelat
- Menghindari dari getaran, tempelkan pada dinding yang kuat dan kokoh.
- Pemasangan pelat dengan plafon harus lebih dari 70 mm.
- Dari pelat ke sisi kiri unit dalam berjarak 50 mm, ke sisi kanan 80 mm.
Pemasangan pelat (Installing Holder)
- Tempelkan pelat pada dinding dengan 5 sekrup atau lebih (Jika dipasang di dinding beton, gunakan baut anchor). Tempelkan pelat dan ukur level kedataran dengan waterpass.
- Buatlah lubang dengan acuan titik pusat lubang adalah pertemuan antara ujung sisi pelat pemasangan kiri atau kanan dengan panah horizontal. Buatlah lubang pemipaan
O70mm, di sebelah kiri atau kanan harus sedikit miring ke arah luar.






Tidak ada komentar:
Posting Komentar